Category Archive Blog

Masjid Agung Xi’an – Kontraktor Kubah Masjid

Masjid Agung Xi’an, Masjid Tertua di China

Xi’an ialah ibukota provinsi Shaanxi yang dulunya dimaksud Chang’an. Xi’an terdapat di Huajue distrik, seputar 120 km samping barat gunung Huashan, satu diantara ke lima gunung populer di negeri Cina. Xi’an pun adalah pusat dari 12 dinasti yang berada di Cina.

Di kota ini populer satu bangunan masjid tua yang telah berusia lebih dari 1000 tahun serta dimaksud ucap menjadi masjid paling tua di China yaitu Masjid Agung Xi’an.

Arsitektur Masjid Xi'an

Masjid Agung Xi’an dibuat pada tahun 742 di tahun pertama pemerintahan Kaisar Tia Bo dari dinasti Tang (618-907). Meski telah berumur demikian tua masjid yang lebih serupa satu bangunan kelenteng ini masih tetap berperan dengan baik sampai sekarang, serta pada tahun 1998 waktu lalu mengambil keputusan bangunan Masjid Agung Xi’an menjadi warisan Riwayat China.

Masjid yang beralamat komplet di Huajue Xiang 30, Xi’an, Shaanxi ini membuka sehari-hari dengan waktu yang berlainan akan tetapi biasanya mulai jam 8.00 waktu ditempat. Beberapa pengunjung non muslim diijinkan lihat masjid akan tetapi tidak dapat masuk ke ruangan dalam masjid. Cost masuk ke masjid ini ialah CNY12 (seputar Rp16 ribu).

Riwayat Masjid Agung Xi’an

Masjid Raya Xi’an mempunyai beberapa variasi nama salah satunya Great Mosque of Xian / Huajuexiang Mosque in Xian / Mosque on Hua Jue Lane / Huachueh Mosque / Hua Jue Xiang Mosque / Hua Jue Jiang Mosque / Qing Zhen Si.

Masjid Xian ini begitu bercorak tradisionil China dalam design serta artistiknya, kaya dengan warna-warni serta ukiran disegenap pelosok. Masjid Xian adalah masjid sangat awal dalam taraf besar serta adalah masjid terbaik pemeliharaan keaslian nya di China.

Berdasarkan catatan riwayat pada ukiran kayu di bagian interiornya, Masjid Agung Xi’an dibangun tahun 742 pada zaman Dinasti Tang [618 – 907], di tahun pertama pemerintahan kaisar Tian Bo.

Masjid Tertua di China

Tahun tahun ke’emasan jalan sutra, waktu itu banyak pedagang dari Arab serta Persia mendatangi Cina lewat Jalan itu. Sumber lainnya menyebut-nya dibuat pada saat Kaisar Xuanzong, (685-762), dan diperbaiki di waktu kekuasaan Kaisar Hongwu dari Dinasti Ming.

Masjid Agung Xi’an dibuat sewaktu dinasti Ming berkuasa di China di mana komponen arsitektural asli china bersintesa ke arsitektural bangunan masjid ini. Seperti dengan masjid Raya di Hangzhou, Quanzhou serta Guangzhou, masjid Raya Xi’an memberi kesan-kesan seakan-akan telah ada semenjak awal era ke 7.

Akan tetapi sebetulnya masjid yang ada saat ini mulai dibuat tahun 1392 atau di tahun ke 25 kekuasaan dinasti Ming di China. Konon masjid ini dibuat oleh Laksamana Cheng Ho, Seseorang laksamana angkatan Laut China di waktu dinasti Ming.

Beliau ialah seseorang muslim yang suka memakmurkan masjid. Beliau juga menunaikan rukun Islam ke Lima (beribadah haji) itu penyebabnya embel embel haji juga menempel pada namanya.

Masjid Pusdai – Kontraktor Kubah Masjid

Masjid Pusdai

Pusat Dakwah Islam atau biasa dipersingkat PUSDAI, adalah pusat peningkatan Islam punya pemerintah propinsi Jawa Barat di kota Bandung. Tempatnya berdiri memang tidak berapa jauh dari Gedung Sate, sebagai pusat pemerintahan propinsi Jawa Barat sekaligus juga landmark kota Bandung.

Diluar itu gedung PUSDAI ini pula berjejer dengan gedung Geologi Bandung yang adalah satu dari bangunan bersejarah yang masih tetap berdiri kuat di kota Bandung.

PUSDAI dibuat tuntas dibuat tahun 1998 habiskan dana seputar Rp. 49 Milyar Rupiah. Riwayat pembangunannya cukuplah panjang serta berkelok.

Inspirasi pembangunannya sendiri telah muncul semenjak waktu pemerintahan gubernur H. Aang Kunaefi pada tahun 1977-1978 akan tetapi proses pembangunannya sendiri baru mulai berjalan empat belas tahun lalu atau di tahun 1991.

Pembangunan Masjid Pusdai

Masjid-Pusdai-Bandung

Komplek yang berdiri diatas tempat seluas 4,5 hektar ini diperlengkapi dengan beberapa sarana simpatisan untuk menjalankan dua manfaat pentingnya menjadi fasilitas peningkatan serta penyebaran Islam dan kebudayaan Islam di Jawa Barat serta menjadi pusat penggodokan sdm umat Islam yang berkapasitas cipta serta berkapasitas pembaruan yang beriman, bertakwa, dan berilmu pengetahuan.

Beberapa rute angkutan kota ataupun bis kota melalui Kompleks Pusdai, salah satunya: Angkot jurusan Cicaheum-Ciwastra, Riung Bandung-Dago, Cicaheum-Ciroyom, Cicaheum-Ledeng, ST Hall-Sadang Serang, Caringin-Dago, Gedebage-Awiligar, serta bis kota jurusan Dipatiukur-Jatinangor.

PUSDAI sendiri ialah instansi dakwah atas sarana Pemerintah Propinsi Jawa Barat menjadi sentra pemrograman, pembinaan, serta peningkatan syiar Islam di lokasi Jawa Barat. Instansi ini bersama dengan Masjid At-Ta’wun Puncak Bogor serta Gedung Bale Asri, ada dibawah kendali Yayasan Darma Asri (dulu bernama Yayasan Dharma Bhakti), satu yayasan yang ada dibawah naungan Pemprov Jawa barat. kontraktor kubah

Masjid Agung Pusdai

Dalam susunan organisasi, Pusdai di pimpin oleh seseorang Direktur (sekarang dijabat oleh Drs. H. Zaenal Abidin, M.Ag) yang membawahkan empat bagian: Bagian Analisis Info serta Kemasyarakatan (KIK), Bagian Administrasi serta Keuangan (Adkeu), Bagian Service Beribadah serta Haji (PIH), dan Bagian Pendidikan serta Dakwah (Dikda).

Masjid Pusdai ialah bangunan penting di Kompleks Pusdai. Di sekitar masjid ada beberapa ruangan –termasuk ruangan seminar, perpustakaan, serta sebagainya– menjadi kantor pengurus serta aktivis Pusdai.

Riwayat Masjid Pusdai

Ide pendirian Pusat Dakwah Islam (Pusdai) atau Islamic Center di Jawa Barat muncul tahun 1977-1978 , waktu pemerintahan Propinsi Jawa Barat di pimpin oleh Gubernur H. Aang Kunaefi (1975-1985 ).

Ide itu lalu mulai jadi perbincangan hangat di kelompok umat Islam Jawa Barat, terpenting semenjak timbulnya petunjuk bersama dengan Menteri Agama serta Menteri Dalam Negeri No. 9 serta 30/1979 tertanggal 29 Oktober 1979 mengenai pentingnya umat Islam menyongsong Era XV Hijriyah dengan tingkatkan pekerjaan dakwah untuk menyambut “Abad Kebangkitan Kembali Umat Islam.”

Masjid Rahmatan Lil Alamin – Produsen Kubah Masjid

Masjid Rahmatan Lil Alamin

Merupakan salah satunya masjid paling besar dan terindah yang berada di Indonesia. Hal ini karena dari bentuk bangunan masjd ini memang lainnya dibanding umumnya.

Masjid yang ada di lokasi kompleks Ma’had Al-Zaytun, Gantar, Indramayu, Jawa Barat berdiri diatas ruang yang mempunyai luas sampai 6,5 Ha. Lantai bangunan dari masjid ini mempunyai ukuran 99 x 99 mtr. di mana ada 7 lantai (ditambah lagi lantai lantai dasar) dengan mempunyai 5 buah kubah masjid serta satu menara.

Masjid Rahmatan Lil Alamin cirebon

Tinggi dari masjid rahmatan lil alamin seputar 73,125 mtr. sampai ke puncak kubah, di mana di bagian tengah bangunan masjid ada yang diberi nama void atau ruangan yang bisa tembus dari lantai satu sampai puncak kubah penting.

Ruang ini memiliki ukuran 36×27 mtr. dengan tempat bertemu langsung dengan mihrab masjid yang setinggi 15 mtr. Di tiap-tiap bagian-bagian avoid berikut ada enam lantai masjid yang tiap-tiap lantai berjarak 7 mtr.

Filosofi Masjid Rahmatan Lil Alamin

Masjid Rahmatan Lil Alamin

Pada semasing lantai ada ditambahkan dua lantai mezanin yang semasing mempunyai ukuran tinggi 3,5 mtr. hingga bila dihitung lantainya ditambahkan dengan lantai mezanin yang ada jadi keseluruhan lantai dari masjid rahmatan lil alamin ialah 12 lantai.

Dengan susunan bangunan semacam ini hingga tidak salah pun menyisipkan masjid ini menjadi satu dari masjid termegah di Indonesia.

Masjid Rahmatan Lil Alamin dibikin unik dan indah semacam ini bukan sebab asal buat saja, tetapi tiap-tiap bagian ada arti filosofisnya. Ukuran 99 x 99 mtr.

Yang sudah diterangkan diatas ialah melambangkan 99 dari asmaul husna, jumlahnya lantai penting sekitar enam lantai adalah cerminan dari jumlahnya rukun iman, sedang untuk kubah kecil yang sejumlah empat menuturkan mengenai jumlahnya mazhab besar dunia yang sejumlah empat serta untuk kubah ke lima yang memiliki ukuran besar ialah melambangkan risalah Nabi Muhammad SAW yang menaungi empat mazhab yang ada.

Untuk puncak pojok masjid pun ada delapan kubah masjid perihal ini mencerminkan delapan pelosok mata angin yang disebut lambang seluruh dunia. Memang seharusnya bangunan masjid dibikin melambangkan ajaran Islam dengan demikian waktu orang mendatangi masjid jadi juga akan pelajari Islam dari bangunan masjid yang ada.

Kubah Masjid Nabawi – Kontraktor Kubah Malaysia

Kubah hijau Masjid Nabawi

Kubah Masjid Nabawi

Kubah hijau Masjid Nabawi, atap makam Nabi Muhammad SAW serta pemimpin Islam Umar bin Khattab, dalam beberapa waktu paling akhir sudah sempat jadi tujuan rumor mayat melekat di atasnya. Pengelola masjid menghalau rumor itu. Mayat diatas kubah ialah berita bohong.

Nabawi adalah masjid yang dibuat Rasulullah sesudah pindah dari Mekah ke Madinah pada 622 M. Berdasar pada beberapa literatur, awalannya cuma bangunan tiada atap. Ukurannya seputar 50 x 50 mtr.. Sesudah Rasulullah meninggal dunia, masjid diperbaiki serta diperluas. Sisa rumah Rasulullah jadi sisi masjid.

Pelebaran Nabawi dikerjakan seringkali. Sekarang, luas bangunan masjid sampai 100 ribu mtr. persegi, sedang lantai atas seluas 67 ribu mtr. persegi, serta luas pelataran masjid sampai 135 ribu mtr. persegi. Daya tampungnya lebih dari 1/2 juta jemaah.

Spesial untuk kubah, sisi itu dibuat pada tahun 1279 M. Dari sekian waktu selalu diperbaharui,setelah itu mulai dicat hijau pada 1837 M. Semenjak itu, atap masjid itu diketahui dengan panggilan kubah hijau.

Beberapa waktu terakhir, kubah hijau jadi pembicaraan dalam dunia maya. Tersebar berita di beberapa website, ada benda aneh melekat di kubah tersebar. Tidak jelas siapa yang mengawali. Rumor selalu direproduksi sampai sekarang ini.

Cerita Syekh az-Zubaidi

Kubah Hijau Masjid Nabawi

Diceritakan, berdasar pada pembicaraan Syekh az-Zubaidi yang dimaksud pakar riwayat Madinah—ada pun yang tuliskan nama Syekh az-Zabidi, ada seorang yang akan merusak kubah. Dia naik serta disambar petir. Jasadnya tidak di turunkan menjadi pelajaran.

Rumor itu memancing perbincangan. Di website yang diambil Team Alat Center Haji (MCH) 2012 serta ditulis dalam buku ‘Talbiyah di Tanah Haram’, banyak warganet memberi komentar. Sebagian besar tidak yakin. Bahkan juga salah satunya salah satunya mengakui masyarakat Madinah serta tidak sempat dengar info itu.

Diterangkan gundukan di kubah hijau bukan mayat, tetapi seperti jendela atau Alrosenh yang berperan untuk bersihkan sisi dalam kubah. Sekarang ini jendela ditutup serta tidak digunakan kembali.

Sesudah demikian tahun rumor ‘mayat’ tersebar, pengelola Masjid Nabawi membuka nada. “Tidak benar, itu narasi bohong,” kata Direktur Humas Masjid Nabawi, Abdul Wahid Al-Hetab, waktu menjumpai Team Alat Center Haji 2017 pada Selasa (26/9/2017).

Al-Hetab menunjuk museum di salah satunya pojok masjid Nabawi. “Jika ingin tahu detil masalah Masjid Nabawi, silahkan bertandang kesana. Riwayat sampai info apa pun mengenai Nabawi, ada,” kata Al-Hetab yang tidak ingin sangat jauh memberi komentar berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan itu.

Di sekitar Nabawi, tidak hanya hotel, memang banyak museum berisi riwayat sejarah Madinah serta masjid. Perubahan Nabawi termasuk juga sisi terpenting yang diceritakan lewat gambar atau maket. Tidak ada narasi orang tersambar petir seperti ditulis dalam dunia maya.

Masjid Putra, Putrajaya – Kontraktor Kubah Malaysia

Riwayat Pembangunan Masjid Putra, Putrajaya

Kebijaksanaan pemerintah Malaysia yang jadikan Islam menjadi agama sah negara, jadikan ciri ciri serta lambang simbol Islam demikian kental di negeri tetangga yang satu ini. Lumrah jika saat pemerintah Malaysia akan memutuskan mengalihkan ibukota pemerintahan federal, dua masjid megah juga dibuat di lokasi pemerintahan baru itu.

Masjid putra mulai dibuat pada bulan Juni 1997, saat tuntas ditangani, dua tahun lalu diserahterimakan pada JAKIM pada tanggal 1 September 1999, untuk mengangani pengendalian Masjid itu. Masjid Putra didesain oleh Y. Bhg. Dato’ Dr. Nik Mohamad Bin Mahmood dari Himpunan Senireka Sdn. Bhd. Pembangunan masjid ini habiskan cost sebesar RM 250 juta (dua ratus lima puluh juta Ringgit Malaysia) sedang cost perawatannya habiskan dana RM 100 ribu Ringgit Malaysia.

Arsitektur serta Sarana Masjid Putra, Putrajaya

Masjid Putra Jaya Malaysia

Masjid putra dibuat dengan menggabungkan arsitektur timur tengah serta arsitektur tradisionil Melayu dibuat di dengan luas sampai seluas 1.37 hektar, dihitung sejak dari pintu masuk penting masjid sampai bangunan masjid nya sendiri. Bangunan masjid ini demikian indah.

Dilihat dari terlalu jauh terlihat jelas masjid dengan arsitektural masjid universal komplet dengan kubah serta menara yang terpisah dari bangunan penting masjid. oranmen memiliki nuansa melayu hiasi eksterior ataupun interior masjid ini.

Ruangan sholat penting Masjid Putra berciri minimalis serta menarik, luas serta tiada sekat benar-benar. Bangunan masjid didukung 12 tiang penting. Ruangan sholat penting ini ada di lantai G serta dapat menyimpan 8000 jemaah lelaki sedang jemaah wanita diletakkan di ruangan sholat lantai 1 dengan kemampuan 2000 jemaah.

Tidak hanya untuk sholat harus lima waktu, ruangan sholat penting ini pula digunakan untuk kegiatan aktivitas yang diadakan oleh Masjid Putra atau pihak lainnya untuk penyelenggaraan sholat sunat hajat, pembacaan Yasin tahlil serta doa selamat, taskirah (kuliah agama), upacara akad nikah serta acara acara lainnya yang wajar diadakan di masjid.

Masjid Putra pun diperlengkapi dengan satu ruangan yang mereka ucap menjadi Ruangan Legar (Ruangan Serbaguna) yang memiliki 400 orang. Ruangan ini biasa dipakai untuk masalah pendaftaran program program yang diselenggarakan di Masjid Putra, terpenting jika program itu memakai Auditorium.

Mengingat letaknya yang ada diantara ruangan jamuan serta auditorium, ruangan ini biasa dipakai menjadi tempat jamuan makan bilamana ruangan jamuan yang ada tidak bisa menyimpan jumlahnya tamu yang ada.

Masjid Terapung Malaka

Masjid Terapung Malaka

Cemerlang sinar meredup di ufuk barat tinggalkan jejak jingga. Jikalah manusia tidak terasa capek akan tetapi alam tetap memberikan tanda-tanda. Ada jiwa yang perlu direbahkan sesaat di atas sajadah. Menundukan kepala kepadaNya untuk dialog sakral pada Tuhan bernama sholat.

Masjid Terapung Malaka

Sesudah masuk lokasi Bandar Hilir, Windi hentikan kendaraan yang dikemudikannya pas di halaman masjid Selat Melaka. Seakan tidak ingin kehilagan waktu aku lari ke serambi masjid sekalian membawa sarung menunaikan sholat azhar yang hampir ketinggalan. Kami janji akan berjumpa kembali sesudah ba’da maghrib.
api hati ini masih mengambil pandang , terpana masjid megah dengan 4 pintu besar mengahadap mata angin dengan kubah besar di atasnya.

Saat air pasang seakan bangunan besar ini tidak menjejak tanah tetapi mengapung diatas air. Masjid Selat Malaka ialah keindahan arsitektur yang perlu kamu sambangi saat berkunjung ke Melaka. Jarakanya tidak jauh dari pusat kota, cuma seputar 1 km. saja.

Terinpirasi dari perjalanannya di Jeddah , Datuk Seri Mohd. Ali Rustam di inspirasi mendesain masjid terapung dengan menggabungkan unsur Timur Temgah serta Melayu. Tidak hanya berperan menjadi tempat beribadah , masjid Selat Melaka sebagai pemberi tanda navigasi laut. Oleh karenanya dibuat menara setinggi 30 mtr. yang berperan menjadi mercusuar.

Pembangunan Masjid Terapung Malaka

Masjid Selat Melaka

Pembangunan masjid memiliki biaya 11 RM diawali pada bulan Juni 2003 serta diresmikan oleh Tuanku Syed Sirajuddin Ibni Al-Marhum Tuanku Syed Putra Jamalullail pada 24 November 2006.

Masjid yang dapat menyimpan 2000 jamaah shalat tempati tempat seluas 1,8 hektar. Masuk sisi dalam masjid jamaah akan langsung diterima serambi kecil melingkupi bangunan masjid. Berdiri di ujung serambi yang bersisihan dengan laut seakan ada diatas kapal.
Aku tidak sempat menduga bila masjid ini mempunyai sarana rekreatif di ruang seperti ajang bermain anak serta kursi pijat. Ide masjid yang terbuka pada anak-anak. Mungkin anak-anak mendatangkan kerusuhan di masjid. Akan tetapi bila orang dewasa melarang mereka untuk berkunjung ke masjid. Kapan mereka akan kenal masjid?

Di dalam bangunan masjid ada kubah besar melengkung 24 mtr. seakan manaungi semua langit-langit. Ada kedamaian saat duduk di sini menghadap kiblat. Sesaat aku kembali melihat ke luar masjid, melepas senja ini hari. Bila selanjutnya dia mesti kembali pada peraduan , aku mengaburkannya dari pandangan. Sebab aku meyakini bila dikasih usia panjang besok kan bertemu dengannya kembali.

Getaran nada adzan bergema penuhi kubikel diatas samudera Melaka. Alam tertunduk serta langitpun meredup.

Masjid Agung Pelita Samarinda – Kontraktor Kubah Samarinda

Masjid Agung Samarinda

Masjid Agung Pelita di Jalan Pelita No. 1 Samarinda, mempunyai kelebihan yang mungkin sedikit dipunyai oleh masjid yang lain di Indonesia. Tersebut kelebihannya.
Tidak banyak masjid di Indonesia yang mempunyai pengajian majelis taklim tiap-tiap subuh. Biasanya, pengajian pada subuh hari cuma dikerjakan di hari spesifik saja. Akan tetapi, di Masjid Agung Pelita Samarinda, pengajian dikerjakan sehari-hari, selesai penerapan salat subuh.

Masjid Agung Samarinda

Sehari-hari ada pengajian subuh, lalu siapa sebagai penceramahnya? Itu kelebihan masjid ini. Menurut Ketua Majelis Taklim Subuh Masjid Agung Pelita Samarinda, Drs H Zainuddin A. Mansyah, sekurang-kurangnya ada 13 ustaz yang teratur isi pengajian pada majelis taklim subuh di masjid ini.

“Termasuk juga tetap disediakan ustaz alternatif bila ada yang berhalangan ada. Yang pasti, tiap-tiap subuh akan tetap ada pengajian,” katanya. Seringkali juga masjid ini mengundang pembicara di luar yang menyengaja dihadirkan ke masjid ini.

Agenda Kegiatan di Masjid Agung Pelita Samarinda

Agenda Kegiatan di Masjid Agung Pelita

Materi yang dikatakan beberapa ustaz di masjid ini waktu pengajian subuh begitu bermacam. Tidak hanya tausyiah yang sifatnya umum, ada juga bahasan masalah tasawuf, asmaul husna serta tazkiatul nafsi, tafsiran Alquran, fiqih, hadits, akhlak serta zikir, dan kandungan surat pendek.
Analisis yang beragam ini akan jadikan jamaah juga makin ketertarikan meningkatkan pengetahuannya. Dapat dibuktikan, jumlahnya jamaah salat subuh di masjid ini memang belum pernah sepi.

“Saat masih tetap pagi, keadaan pikiran masih tetap fresh. Semoga pengetahuan yang dikasihkan waktu pengajian dapat diserap jamaah dengan gampang,” kata Ketua Majelis Taklim Subuh Masjid Agung Pelita Samarinda, Drs H Zainuddin A. Mansyah.Kelebihan lainnya yang dipunyai masjid ini ialah, jamaah memperoleh suguhan minuman dan makanan gratis tiap-tiap subuh.
Kopi, teh, susu, plus gula ditambah air panas, tetap disediakan di masjid untuk beberapa jamaah. Jamaah juga dapat pilih sendiri minuman hangat yang diharapkan.

Masjid Agung Pelita di Samarinda

Tidak lupa, kue seperti roti, sampai jajanan lainnya dengan beragam pun disediakan.Masjid pasti tidak sekedar hanya menjadi tempat melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, Masjid Agung Pelita Samarinda mengoptimalkan manfaat masjid sebagai arena memperkuat persaudaraan sama-sama muslim. Masjid ini memang terbuka untuk semua kelompok, tiada kecuali.
Tiap-tiap salat, pentingnya subuh, semua jamaah sama-sama bersilaturahim dengan hangat. Suguhan makanan dan minuman mudah juga jadi rekan diskusi yang cocok di masjid sampai menanti matahari betul-betul cemerlang jelas.

Ingin tahu? Nantikan apalagi? Mari salat subuh berjamaah di Masjid Agung Pelita Samarinda. Selekasnya temukan ilmunya, pun minuman hangatnya.

Masjid Agung Al-Ikhlas – Kontraktor Kubah Ketapang

Icon umat Islam di Ketapang

Masjid Al Ikhlas Ketapang

Masjid Agung Al Ikhlas yang mejadi kebanggaan penduduk di kabupaten diresmikan pada Kamis (25/5) malam.

Ketua Yayasan Al Ikhlas H. Yusman mengatakan terima kasihnya pada pemerintah kabupaten Ketapang, perusahaan, dan penduduk yang menurut dia begitu bertindak pada pembangunan masjid.

“Dengan sudah di resmikanya Masjid Agung Al Ikhlas mari kita gunakan, dan kita memelihara dengan sebaik-baiknya. Sebab kehadiran masjid ini bisa menjadi fasilitas serta prasarana buat umat Islam, serta diinginkan penduduk bisa memakmurkan mesjid ini,” katanya.

Seirama pun diutarakan oleh ketua panitia pembangunan Masjid Agung Al Ikhlas H.Hamimzar Yahya yang menjelaskan bila pembangunan masjid sudah menelan cost sebesar RpRP.62.852.760.000.

“Kepada pihak perusahaan dengan lewat program Corporate responsibillity nya tidak lupa pun aku katakan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dalam penerapan pembangunan masjid Agung Al Ikhlas menghabiskan waktu saat enam tahun (2011- 2016), serta pembangunan masjid itu tidak dapat singkat karena dananya setahap.

Bupati Ketapang, Martin Rantan menceritakan bila masjid agung Al Ikhlas mulai dibuat pada 2011, awal mulanya bangunan awal masjid telah berumur 33 tahun, serta ukurannya yang kecil hingga tidak dapat kembali menyimpan jamaah yang makin hari makin ramai.

“Dengan dibuatnya Masjid Agung Al Ikhlas ini akan jadi Icon umat Islam di Ketapang. Ditambah lagi masjid itu mempunyai dua lantai dengan arsitektur ciri khas umat Islam, dan mengambil style arsitektur Melayu yang lalu digabungkan dengan masjid Nabawi di Madinah,” terangnya.

Arsitektur Kubah Masjid Al-Ikhlas

Kemampuan Masjid Agung Al-Ikhlas sampai sampai 5.000 orang. Luasnya 54 x 54 mtr.. Masjid ini dibuat dengan arsitektur moderen yang mengambil design masjid-masjid di Timur Tengah. Ada satu kubah penting memiliki ukuran besar yang dikelilingi empat kubah memiliki ukuran lebih kecil. Empat menara tinggi pun berdiri kuat mengapit bangunan pentingnya.

Satu perihal yang unik dari masjid ini ialah bangunan asli atau lama masih tetap dipertahankan (tidak dirobohkan). Letaknya di samping masjid. Dengan begitu, masih tetap ada nilai riwayat yang dipertahankan di masjid ini. Bangunan masjid lama itu mempunyai arsitektur asli nusantara dengan atap limas bersusun tiga, serta dibuat dengan denah joglo.

Masjid Agung Al Ikhlas pun mempunyai ruangan serbaguna yang bisa menyimpan sekitar 700 orang, lalu diperlengkapi ruangan perkantoran yang ditujukan buat organisasi atau instansi keagamaan Islam, taman, lapangan manasik haji, ruang kurban, dan diperlengkapi dengan ruang parkir.

Ornamen Masjid Al-Ikhlas Ketapang
Pemakaian pertama-tama Masjid Agung Al-Ikhlas ini dikerjakan pada 12 September 2016 lantas, persisnya saat penerapan Salat Iduladha. Walau telah dibuat demikian luas serta bisa menyimpan sampai beberapa ribu jemaah, nyatanya belumlah cukuplah. Makin hari pengunjung serta jemaah makin ramai, terpenting saat Ramadan. Masjid ini juga hampir tidak dapat menyimpan jemaah yang membeludak.

Bila tidak muat kembali di ruangan pentingnya, pelataran serta halaman masjid yang cukuplah luas dapat dipakai menjadi tempat salat penambahan. Jemaah bisa mengadakan tikar walau cuma beratapkan langit.

Masjid Agung Al-Ikhlas Kota Ketapang disebutkan menjadi masjid yang mempunyai interior terindah di Indonesia. Ornament masjid ini memang dibuat demikian indah bermotif melayu yang digabungkan dengan motif Arab. Kombinasi itu terlihat cocok. Beberapa ornament bahkan juga dihadirkan langsung di luar negeri.

Subhanallah, Arsitektur Masjid Ini Bagus Banget

Arsitektur Masjid ~ Masjid merupakan tempat ibadah bagi umat Muslim. Tidak hanya menjadi tempat beribadah, masjid juga merupakan pusat kehidupan muslim. Kegiatan-kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah serta belajar Alquran seringkali dilakukan di masjid.

Bahkan dalam riwayat Islam, masjid ikut memegang peranan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sampai kemiliteran. Nah, nilai arsitektur yang berada di dalamnya ternyata tidak kalah keren lho! Dibawah ini arsitektur masjid dunia terkeren yang harus kamu tahu. Let’s find out!

5 Arsitektur Masjid Bagus

Al Haram Mosque – Macca, Saudi Arabia

Arsitektur Masjid

Alquran menjelaskan jika masjid ini merupakan rumah pertama yang dibangun bagi manusia untuk menyembah Allah. Monumen paling terkenal di dunia, yaitu masjid Al Haram atau ‘Masjid Agung’ terdapat di kota Mekkah, Arab Saudi. Ini merupakan arsitetur masjid paling besar di dunia serta mengelilingi salah satu tempat suci Islam, yaitu Ka’bah.

Masjid dengan arsitektur terkeren di dunia ini dikenal juga menjadi masjid paling besar. Struktur saat ini meliputi ruang seluas 400.800 meter persegi (99,0 hektar), termasuk outdoor dan indoor berdoa ruang dan dapat menampung sampai 4 juta orang sepanjang periode haji, salah satu tempat ibadah tahunan terbesar Muslim di dunia.

Al Masjid An Nabawi – Medina, Saudi Arabia

Al Masjid An Nabawi – Medina, Saudi Arabia

Masjid Nabawi Al, atau seringkali disebut juga Masjid Nabawi, yaitu sebuah masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad yang terdapat di kota Madinah. Masjid dengan arsitektur paling bagus di dunia ini merupakan situs paling suci kedua dalam Islam (yang pertama ialah Masjid al-Haram di Mekah). Salah satu tempat yang sangat penting dari masjid ini ialah Green Dome (pusat masjid), dimana makam Nabi Muhammad berada.

Pada 1279 AD, sebuah kubah kayu dibangun diatas makam yang kemudian dibangun kembali serta diperbaiki beberapa kali pada akhir abad ke-15 dan sekali pada tahun 1817. Kubah pertama-tama dicat hijau pada tahun 1837, dan kemudian menjadi dikenal sebagai Green Dome.

Al Aqsa Mosque – Jerusalem, Palestina

Al Aqsa Mosque – Jerusalem, Palestina

Masjid Al-Aqsa juga dikenal sebagai Al-Aqsa dan Bayt al-Muqaddas, adalah tempat suci ketiga dalam Islam dan kuil Islam yang terletak di Kota Tua Yerusalem. Masjid ini merupakan bagian dari Al-Haram ash-Sharif atau ‘Sacred Noble Sanctuary’ (bersama-sama dengan Dome of the Rock), sebuah situs yang juga dikenal sebagai Temple Mount sebagai situs paling suci dalam agama Yahudi, karena diyakini menjadi Kuil Yerusalem pernah berdiri. Umat muslim percaya bahwa Nabi Muhammad itu diangkut dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjid Al-Aqsa selama Perjalanan Malam.

Sejarah Kubah Masjid Yang Wajib Anda Tahu

Sejarah Kubah Masjid ~ Pada awalnya, kubah bukan berasal dan berakar dari arsitektur Islam. Karena memang dalam ajaran Islam tidak membawa secara langsung tradisi budaya fisik. Islam tidak mengajarkan dengan konkret tata bentuk arsitektur. Islam memberikan kesempatan kepada umatnya untuk menentukan pilihan-pilihan fisiknya pada akal budi.

Sejarah Kubah Masjid

Sejarah Kubah Masjid

Secara sejarah, kubah belum dikenal pada saat Rasulullah SAW, sebagaimana halnya dengan menara dan mihrab. Seperti di kisahkan oleh arsitektur terkemuka, Prof K Cresswell, dalam Early Muslim Architecture, design awal Masjid Madinah benar-benar belumlah mengenal kubah masjid.

Dalam rekonstruksi arsitekturnya, Cresswell menyebut betapa sederhananya masjid yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW tersebut. Arsitektur masjid pada mulanya hanya berbentuk segi empat dengan dinding sebagai pembatas sekelilingnya. Pada sepanjang bagian dalam dindingnya, dibuat semacam serambi yang langsung berhubungan dengan lapangan terbuka yang berada di tengahnya.

Secara umum, kubah masjid bentuknya seperti separuh bola atau kerucut yang permukaannya melengkung keluar. Berdasarkan bentuknya, dalam dunia arsitektur, dikenal ada ‘kubah piring’ karena puncak yang rendah dan dasar yang besar.

Selain itu, ada juga ‘kubah bawang‘ karena bentuknya hampir menyerupai bentuk bawang. Kubah biasanya diletakkan pada tempat tertinggi di atas bangunan yang fungsinya sebagai atap. Ada juga yang ditempatkan diatas rangka bangunan petak dengan menggunakan singgah kubah.

Sejalan berkembangnya teknologi arsitektur, kubah pun muncul menjadi penutup bangunan masjid. Setelah Qubbat A-Sakhrah di Jerusalem, bangunan-bangunan masjid mulai dilengkapi dengan kubah. Sekarang, kubah seolah menjadi penanda suatu bangunan masjid, seperti yang kita kenal selama ini.

Tentu, tidak hanya itu. Kubah masjid bisa saja punya makna yang lebih dalam, setidaknya jika mengacu tulisan berjudul A review of Mosque Architecture, Foundation for Science Technology Civilisation (FSTC). Di tulisan itu, dijelaskan jika keberadaan kubah dalam arsitektur Islam paling tidak mempunyai dua interpretasi simbolik. Yaitu, merepresentasikan kubah surga dan menjadi seperti simbol kekuasaan serta kebesaran Tuhan.

Sebagai satu diantaranya bagian arsitektur masjid, sebenarnya kubah tidak sebatas menampilkan kemegahan serta keindahan belaka. Lebih dari itu, kubah juga mempunyai kegunaan sebagai penanda arah kiblat dari sisi luar dan menerangi sisi interior masjid.

Whatsapp
Hubungi Segera